Visibilitas penting untuk hindari risiko kecelakaan lalu lintas

Jakarta (Mechanicity) – Perusahaan iptek 3M mengatakan peningkatan visibilitas dan keamanan diperlukan untuk menghindari risiko kecelakaan lalu lintas bagi anak-anak dan pejalan kaki.

Menurut data dari Centers for Disease Control and Prevention, dikutip dari 3M, Selasa, kecelakaan lalu lintas menjadi penyebab utama kematian anak-anak berusia lima tahun ke atas di seluruh dunia. Pada tahun 2020, Indonesia melaporkan total 23.529 kematian akibat kecelakaan lalu lintas.

Baca juga: FORWOT Gelar Safety Riding Training untuk Kurangi Angka Kecelakaan

Jalan yang kurang berkembang, kurangnya penyeberangan, dan jarak pandang yang buruk di zona sekolah menimbulkan risiko berbahaya bagi pejalan kaki anak-anak saat berjalan dan bersepeda ke dan dari sekolah.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), tingkat kecelakaan meningkat drastis di negara-negara berpenghasilan rendah dan masyarakat menunjukkan kebutuhan nyata untuk perubahan.

Menurut 3M, di Asia Pasifik, 46 persen responden yang disurvei menyatakan bahwa mereka memiliki anggota keluarga atau teman dekat yang meninggal atau terluka parah dalam kecelakaan lalu lintas, angka yang jauh lebih tinggi dari 33 persen secara global.

Sebagian besar di Mechanicity masalah keamanan transportasi umum, 84 persen orang tua di Asia Pasifik (vs 75 persen secara global) khawatir tentang membawa anak-anak mereka ke dan dari sekolah dengan aman.

Baca juga: Tujuh Tips Aman Naik Motor Saat Puasa

Untuk membantu melindungi pejalan kaki yang paling rentan, anak-anak, 3M berkomitmen untuk meningkatkan keselamatan dan visibilitas di 100 zona sekolah di 23 negara di seluruh dunia termasuk Indonesia dan sepuluh negara lain di Asia pada tahun 2024.

“Komitmen 3M untuk meningkatkan keamanan zona sekolah didasarkan pada keyakinan bahwa setiap anak berhak mendapatkan kesempatan untuk belajar dan pergi ke sekolah dengan aman,” kata Presiden Divisi Keselamatan Transportasi 3M Dr. Dan Chen.

“Selama dua tahun ke depan, kami akan bekerja dengan LSM dan lembaga pemerintah untuk meningkatkan keamanan di zona sekolah dan mengembangkan model skalabel untuk komunitas berisiko tinggi dan berpenghasilan rendah untuk menciptakan jalan yang lebih aman bagi semua anak.”

Seri pertama dari transformasi zona sekolah berlangsung tahun ini di Amerika Serikat dan dimulai selama Bulan Kesadaran Pengemudi Pengganggu Nasional pada bulan April.

Selama lebih dari delapan dekade, Divisi Keselamatan Transportasi 3M memiliki misi untuk memajukan infrastruktur dan mobilitas transportasi secara global.

Pemasangan material dan teknologi jalan berperforma tinggi, seperti Terpal Reflektif Kelas Berlian untuk rambu zona sekolah dan Pita Penanda Perkerasan untuk membantu meningkatkan daya pantul dan visibilitas bagi pengendara dan pejalan kaki, telah membantu orang-orang kembali ke rumah dengan selamat.

Baca juga: AHM Edukasi “Safety Riding” untuk Wanita Indonesia

Baca juga: Cegah Kecelakaan Maut Saat Bersepeda

Baca juga: AHM Resmikan Safety Riding Lab Astra Honda ke-4

reporter:
Redaktur: Ida Nurcahyani
Hak Cipta © Mechanicity 2022