Pabrik GM dan VW di Shanghai tak terpengaruh “lockdown” COVID-19

Jakarta (Mechanicity) – General Motors (GM) dan Grup Volkswagen China menyatakan operasional mereka di Shanghai tidak terpengaruh oleh kebijakan tersebut. kuncitara kota yang dilakukan oleh pemerintah setempat dalam rangka menekan penyebaran COVID-19.

Baca juga: Tracing Kasus COVID-19, Shanghai Disneyland Dikunci

Kedua perusahaan tersebut mengoperasikan pabrik di kota tersebut sebagai bagian dari usaha patungan dengan produsen mobil milik negara China SAIC Motor Corp.

Seorang juru bicara GM mengatakan kepada Reuters bahwa fasilitas manufakturnya beroperasi secara normal.

Kuncitara Perintah yang diumumkan pada hari Minggu dilakukan selama sembilan hari untuk memungkinkan pengujian virus corona.

Pabrik GM Shanghai berada di sebelah timur sungai Huangpu di daerah yang telah dikunci dari Senin hingga Jumat untuk memungkinkan pihak berwenang melakukan pengujian massal.

Perusahaan tidak segera mengomentari langkah apa yang telah diambil untuk menjaga jalur produksi tetap berjalan, tetapi pihak berwenang Shanghai mengatakan pabrik yang menerapkan sistem “loop tertutup” dapat melanjutkan produksi.

Tesla, yang juga memiliki pabrik di sisi timur sungai, menghentikan produksi selama empat hari.

Volkswagen Group China mengatakan operasinya di Anting, Shanghai, tidak terpengaruh oleh kuncitaramenambahkan bahwa mereka memantau situasi setiap hari.

Anting-anting berada di barat Shanghai, di mana kuncitara dijadwalkan akan dimulai pada 1 April.

Operasi Volkswagen di kota timur laut Changchun, bagaimanapun, tetap ditangguhkan. Produksinya di sana telah dihentikan sejak 14 Maret karena kuncitara COVID-19. Demikian dikutip Reuters, Selasa.

Baca juga: GM Siap Luncurkan Merek Premium Baru di China

Baca Juga: Lampu Terlalu Terang, AS Tuntut GM “Recall” 725.000 SUV

Baca juga: Banyak Pabrikan Mobil Tangguhkan Bisnis di Rusia

reporter:
Redaktur: Ida Nurcahyani
Hak Cipta © Mechanicity 2022