Model DS dan Vauxhall akan dibangun di Italia

Jakarta (Mechanicity) – Model flagship terbaru dari DS dan Opel/Vauxhall akan segera diproduksi di pabrik Stellantis di Melfi yang terletak di Italia.

Dikutip dari CarsCoops, Rabu, kedua model tersebut akan berbasis platform STLA Medium Stellantis yang telah didesain untuk kendaraan premium dan khususnya mesin penggerak baterai-listrik.

Baca juga: CEO Stellantis Sesumbar Bisa Saingi Tesla

Namun, platform ini juga terus mendukung kendaraan dengan mesin pembakaran. Sementara mesin penggerak dan spesifikasi model DS dan Opel/Vauxhall baru belum diketahui, platform ini dapat menampung paket baterai mulai dari 87 kWh hingga 104 kWh dengan jangkauan hingga 440 mil (700 km).

Model baru dari DS dikenal secara internal sebagai D85 dan diharapkan akan dijuluki DS 9 Crossback. Kendaraan ini akan memiliki proporsi yang mirip dengan Citroen C5 X yang tersedia di China dan akan mencapai jalur produksi pada akhir tahun 2024.

Model lainnya adalah Opel/Vauxhall baru. Saat ini datang dengan nama kode OV85, model ini akan mengambil bentuk pengganti Insignia dan mendarat pada awal 2025.

Stellantis telah mengkonfirmasi akan membangun dua kendaraan listrik lainnya di lokasi Melfi. Salah satunya akan menjadi pengganti Crossback DS 7 yang akan mendarat pada akhir tahun 2025 sementara Lancia juga akan membangun model baru di pabrik yang disebut Aurelia.

Dokumen internal dari dalam Stellantis menunjukkan bahwa kendaraan ini akan mampu membangun setidaknya 90.000 unit per tahun Mechanicity 2026 dan 2029.

“Melfi pada 2024 akan memulai produksi empat model multi-merek listrik baru dan jalur perakitan khusus untuk paket baterai,” kata juru bicara Stellantis dalam sebuah pernyataan.

Pabrik Melfi saat ini sedang membangun Fiat 500X, Jeep Renegade, dan Jeep Compass dengan total produksi 163.646 kendaraan pada tahun 2021.

Baca juga: LG – Stellantis siapkan joint venture baterai EV

Baca juga: Maserati Luncurkan SUV Grecale

Baca Juga: Ford dan Stellantis “Recall” Ratusan Ribu Mobil Gara-gara Masalah Wiper

reporter:
Redaktur: Ida Nurcahyani
Hak Cipta © Mechanicity 2022