Tiga pabrikan siap luncurkan mobil listrik tahun ini

Jakarta (Mechanicity) – Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan ada tiga produsen otomotif yang siap meluncurkan mobil listrik di Indonesia tahun ini.

“Diharapkan tahun ini ada tiga pabrikan yang akan meluncurkan mobil listrik,” kata Airlangga saat membuka pameran otomotif Jakarta International Motor Show (IIMS) Hybrid 2022 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Kamis.

Dia mengatakan, pabrikan pertama yang mengumumkan peluncuran mobil listrik di Tanah Air adalah PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia.

Diketahui, pada pertengahan Maret 2022 PT HMMI resmi meluncurkan mobil listrik IONIQ 5 yang diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo.

Pabrikan kedua yang diketahui telah meluncurkan mobil listrik di Indonesia adalah PT Toyota Astra Motor (PT TAM).

Baca juga: Airlangga Berharap Perguruan Tinggi Cetak Lulusan Berkemampuan Digital

Di hari pertama ajang IIMS Hybrid 2022, mereka resmi memperkenalkan kendaraan BEV (battery vehicle electric) berbasis Toyota Kijang Innova.

Airlangga berharap mobil konsep listrik Toyota Kijang Innova bisa segera diproduksi.

“Ada peluncuran kendaraan listrik yang masih konsep dari Toyota Kijang Innova. Kita berharap bisa lebih cepat karena beberapa waktu lalu juga masuk dari Hyundai IONIQ 5,” kata Airlangga.

Sementara untuk satu pabrikan lainnya, Airlangga masih enggan membeberkan lebih detail.

“Ada satu lagi pabrikan yang akan berproduksi pada September,” katanya.

Lebih lanjut Airlangga mengatakan, pemerintah terus mendorong percepatan kendaraan listrik di tanah air melalui sejumlah regulasi.

Salah satunya melalui Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang Program Percepatan Kendaraan Bermotor Listrik (KBL) Berbasis Baterai Untuk Transportasi Jalan. Peraturan ini mengatur berbagai dasar insentif fiskal dan nonfiskal untuk percepatan industrialisasi KBL Berbasis Baterai.

Selain itu, terdapat pula Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 74 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas PP Nomor 73 Tahun 2019 tentang Barang Kena Pajak Yang Tergolong Mewah Berupa Kendaraan Bermotor Yang Dikenakan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah.

Peraturan ini memberikan dasar PPnBM 0 persen untuk kendaraan listrik yang memenuhi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

Baca juga: Buka IIMS Hybrid 2022, Airlangga Berharap Sektor Otomotif Pulih

Baca juga: Menko Airlangga: Investasi Grup APRIL Dukung Ekonomi Hijau

Baca juga: Airlangga Resmikan Investasi Industri Pulp dan Kertas di Riau