Penjualan mobil tembus lebih dari 98 ribu unit pada Maret

Jakarta (Mechanicity) – Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatatkan angka penjualan grosir kendaraan bermotor roda empat atau lebih di Indonesia mencapai 98.524 unit.

Sedangkan angka penjualan pengecer pada bulan yang sama tercatat 89.811 unit. Menurut Gaikindo, penjualan grosir dan pengecer telah mencapai angka penjualan untuk industri otomotif Indonesia dalam kondisi normal atau sebelum pandemi.

“Hasil penjualan kendaraan di bulan Maret yang mencapai lebih dari 98 ribu unit yang berhasil menyamai angka capaian dalam kondisi normal, merupakan buah dari dukungan dan arahan yang diberikan oleh Pemerintah,” kata Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi dalam siaran persnya. pernyataan resmi, Senin.

Baca juga: Gaikindo Berharap Krisis Semikonduktor Tidak Berpengaruh pada Produksi Mobil

Mengacu pada hasil penjualan Maret, capaian kuartal I 2022 yang mencapai 263.810 unit juga tercatat meningkat 41,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Menurut Nangoi, kenaikan angka penjualan pada kuartal I tahun ini didorong oleh kebijakan relaksasi Pajak Penjualan Atas Barang Mewah Milik Pemerintah (PPnBM DTP) yang mendukung industri otomotif Indonesia. Kebijakan itu disebut juga dengan menghidupkan kembali UKM industri penunjang otomotif.

Menurut Gaikindo, hasil penjualan kendaraan di bulan Maret tidak lepas dari penyelenggaraan Jakarta Auto Week (JAW) yang fokus mendongkrak penjualan. JAW telah berlangsung dari 12 hingga 21 Maret.

“Pengoperasian perdana JAW selama sembilan hari ini mencatatkan pencapaian transaksi yang sangat baik, dan berhasil mewujudkan tujuannya untuk dapat berkontribusi dalam pencapaian penjualan industri otomotif yang pada bulan Maret mencapai hasil yang luar biasa,” ujar Nangoi.

Ia menambahkan, keputusan Gaikindo dan anggotanya untuk memberikan stimulus guna mendongkrak angka penjualan melalui penyelenggaraan pameran merupakan langkah tepat dan terbukti sangat efektif.

Gaikindo menyampaikan apresiasi kepada pemerintah melalui Kementerian Perindustrian atas kebijakan yang mendorong kebangkitan industri otomotif Indonesia.

“Dukungan dan arahan Kemenperin agar JAW dapat kembali berkontribusi bagi pencapaian industri otomotif Indonesia, semakin meningkatkan semangat Gaikindo untuk menyelenggarakan JAW di tahun-tahun mendatang,” ujar Nangoi.

Baca juga: Gaikindo laporkan transaksi Jakarta Auto Week ke Kementerian Perindustrian

Baca juga: Menperin berharap pameran Jakarta Auto Week bisa mendongkrak penjualan kendaraan

Baca juga: Gaikindo Umumkan 53.164 Pengunjung Semarakkan Jakarta Auto Week

reporter:
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Hak Cipta © Mechanicity 2022